Tips Memilih Perumahan Depok Terbaik

Depok adalah sebuah kota kecil yang terletak di provinsi Jawa Barat. Kota ini sekarang telah berubah menjadi salah satu kota yang populer bagi masyarakat Jakarta dan sekitarnya. Bahkan kota ini dikenal sebagai lokasi kampus terbaik di tanah air yakni Universitas Indonesia.

Selain itu, kota Depok juga menjadi penghubung antara kota Bogor dan Jakarta. Tidak sampai di situ saja, masih ada banyak lagi daya tarik lainnya yang ditawarkan oleh Depok sehingga membuat perumahan Depok semakin banyak diminati oleh masyarakat.

Tips Memilih Perumahan Depok Terbaik

Kota Depok telah identik sebagai kota pelajar. Kota ini juga disebut sebagai Yogyakarta versi Jawa Barat. Hal ini tentu bukan tanpa alasan. Di kota ini, fasilitas pendidikannya sudah semakin menjamur seperti Universitas Gunadarma, UI, Universitas Jayabaya, BSI, berbagai bimbingan belajar, tempat kursusdan berbagai pelatihan akademis lainnya.

Semakin tinggi arus pertukaran pelajar di Universitas Indonesia dan trend urbanisasi masyarakat yang ingin kuliah di Depok menjadi alasan kuat mengapa kota ini menjadi disebut sebagai kota pelajar

Di sisi lain, pembangunan fasilitas umum seperti mall, wisata kuliner, dan perumahan Depok juga sudah dilakukan secara gencar. Hal ini turut menjadi faktor pendukung yang ikut berpengaruh terhadap pertumbuhan kota Depok.

Kota ini telah mampu memikat masyarakat pendatang dan keluarga baru yang kesulitan untuk mendapatkan rumah di Jakarta.

Seperti yang diketahui, harga rumah di Jakarta saat ini sudah sangat mahal. Membeli rumah di Depok dapat menjadi alternatif untuk Anda yang ingin mencari hunian dengan sarana pendukung dan fasilitas yang lengkap serta akses transportasi yang memadai.

Seiring dengan meningkatnya kebutuhan rumah hunian di kota Depok yang semakin tinggi, hal ini membuat para developer mulai gencar untuk mendirikan rumah hunian di Depok mulai dari perumahan, apartemen, dan indekos. Jika Anda berniat untuk membeli hunian perumahan di daerah Depok, Anda beberapa kiat atau tips untuk mendapatkan hunian terbaik sesuai kebutuhan Anda

Memilih Lokasi

Pusat kegiatan di kota Depok sampai tahun 2017 ini masih tetap berpusat di seputaran Jalan Margonda Raya sampai kecamatan Beji. Perumahan di kawasan tersebut ditawarkan dengan harga yang semakin tinggi karena menjadi tempat berdirinya berbagai fasilitas umum meliputi mall, pusat perbelanjaan, universitas, dan beragam tempat wisata kuliner.

Rumah hunian dan perumahan di kawasan Margonda umumnya dibanderol dengan harga yang lebih tinggi. Tetapi harga ini tentunya juga sebanding karena lokasinya yang sangat strategis. Selain itu, lokasi ini juga berdekatan dengan tiga stasiun utama yakni Pondok Cina, Depok Baru, dan Universitas Indonesia.

Jika dana bukanlah persoalan bagi Anda ketika ingin membeli rumah, maka tidak ada salahnya mencari rumah hunian yang terletak di kawasan Margonda.

Sementara itu bagi Anda yang ingin mencari lokasi hunian dengan suasana yang lebih tenang atau mencari rumah dengan harga yang lebih murah, maka Anda dapat berburu rumah di daerah selatan. Salah satu daerah yang cukup banyak dipilih di kawasan ini adalah Cilodong.

Atau Anda juga bisa mencari di Depok Jaya, Cimanggis, dan Sawangan. Walaupun tempat – tempat tersebut sudah masuk di dalam kota, tetapi suasana di sana masih tergolong asri. Selain itu sarana transportasi umum juga sudah menjangkau lokasi – lokasi tersebut.

Ketahui Reputasi Developer

Kota Depok yang memiliki prospek cerah terhadap investasi perumahan membuat para pengembang property berlomba – lomba untuk mendirikan perumahan di kawasan ini. Sebenarnya hal ini sangat menguntungkan bagi para calon pembeli karena memiliki banyak pilihan lokasi dan tipe rumah. Tetapi Anda juga perlu tetap waspada karena sudah banyak dijumpai kasus tentang oknum developer nakal yang tidak bertanggung jawab di Depok.

Mengingat harga rumah di Depok saat ini sudah tidak murah, maka sangat disarankan bagi para calon pembeli untuk mencari informasi dan mengenal lebih dalam sepak terjang serta reputasi pengembang yang membangun perumahan tersebut. Bukan tidak mungkin hanya karena Anda kurang teliti dalam memilih developer,impian untuk mendapatkan rumah di kota ini menjadi kandas.

Untuk menghindari hal ini, sebaiknya hindari membeli perumahan dari developer yang masih baru. Hindari membeli rumah hanya berdasarkan gambar di brosur atau pre project selling. Pastikan bangunan yang hendak dibeli sudah dalam tahap pembangunan sampai sekitar 50 persen atau lebih meyakinkan jika sudah siap dihuni.

Perhatikan Kualitas Konstruksi Bangunan

Pembangunan sebuah rumah biasanya memerlukan waktu sekitar 6 bulan. Jika kurang dari itu, maka Anda patut untuk mencurigainya. Hal ini karena ada banyak pengembang nakal yang hanya sekedar fokus pada kecepatan tetapi kurang memperhatikan bahan – bahan dan kualitas bangunan. Alhasil, rumah yang dihasilkan jauh dari standar karena rumah itu hanya dibuat asal jadi.

Sangat dianjurkan bagi calon pembeli untuk turut mengawasi proses pembangunan. Jika rumah tersebut memang siap untuk dihuni, maka Anda wajib melakukan survey dan melihat kondisi bangunan secara detail seperti tiang, tembok, dan atap.

Fasilitas

Ketika melihat brosur iklan perumahan, Anda tentu sering melihat adanya beberapa fasilitas yang ditawarkan oleh pihak pengembang pada rumah tersebut. Tetapi sebaiknya Anda tidak mudah tergiur dengan fasilitas tersebut karena sebenarnya tidak ada pengembang yang ingin memberikan fasilitas secara cuma – cuma.

Semua itu sudah termasuk dalam komponen harga yang mereka gabung dengan harga penjualan rumah. Selain itu, Anda juga perlu memperhatikan fasilitas eksternal yang ada termasuk minimarket, keamanan, dan layanan kebersihan di komplek perumahan.

Melakukan Survei Harga

Sebelum Anda membeli sebuah rumah, sebaiknya lakukan survey harga lebih dulu di daerah yang ramai misalnya di sekitar kawasan Margonda. Setelah itu, bandingkan harga rumah di sana dengan rumah yang ditawarkan di lokasi lainnya dengan luas dan tipe yang sama.

Anda juga perlu mengetahui apa saja yang termasuk dalam harga jual rumah tersebut. Cari tahu apakah sudah termasuk biaya AJB (Akta Jual Beli), PPN 10%, dan biaya SHGB (Sertifikat Hak Guna Bangunan). Biasanya harga jual rumah belum termasuk BPHTB dan biaya KPR. Jika harga rumah sudah ditambah BPHTB, harga ini biasanya disebut harga pengikatan, bukan harga jual.

Kemudahan Akses Transportasi

Di Depok ada beberapa wilayah yang masih sulit dijangkau oleh sarana transportasi umum. Daerah ini biasanya berada di selatan atau yang berdekatan dengan perbatasan Bogor. Perumahan di kawasan ini biasanya ditawarkan dengan harga yang lebih murah. Bagi Anda yang terbiasa menggunakan kendaraan umum, hal ini wajib menjadi perhatian penting selain faktor harga rumah tersebut.

Itulah beberapa tips untuk membeli perumahan baru di Depok. Dengan memperhatikan beberapa kiat di atas, Anda tentu akan lebih mudah dalam menentukan pilihan rumah yang tepat untuk Anda dengan harga yang sesuai. Dengan pemilihan yang tepat, rumah tersebut dapat menjadi investasi Anda yang bernilai tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *